Deskripsi: Pengertian Radar, prinsip kerja, jenis dan contoh pemanfaatannya.
Bagaimana bisa sebuah kapal yang berlayar di laut lepas mampu menghindari benturan dengan karang atau kapal lain?
Bagaimana bisa pesawat dapat mendarat dengan sempurna? Hal tersebut bisa terjadi berkat adanya teknologi radar.
Nah, kali ini kami akan mengulas radar secara lengkap.
Dapatkan informasi mengenai pengertian radar, prinsip kerja, jenis hingga contoh pemanfaatannya di bawah ini.
Daftar isi
Apa itu Radar?
Pengertian radar atau Radio Detection and Ranging, ialah sebuah teknologi yang mampu melakukan mapping, mendeteksi, dan mengukur jarak dengan memanfaatkan gelombang elektromagnetik.
Teknologi ini biasanya digunakan sebagai piranti pada pesawat terbang, kapal laut, dan alat informasi cuaca.
Radar seringkali digunakan dalam bidang transportasi dan dapat memberikan informasi terhadap benda-benda asing yang ada di luar alat.
Melalui infomasi tersebut, operator radar dapat melakukan mitigasi apabila akan terjadi gangguan.
Oleh karena itulah, kapal yang berlayar di laut atau pesawat terbang yang melintas di langit dapat mengatasi gangguan saat perjalanan.
Bagaimana Prinsip Kerja Radar?
Lalu, bagaimana radar dapat mendeteksi adanya benda-benda yang ada di sekelilingnya? Jadi, untuk mengetahui letak sebuah benda, radar akan memancarkan gelombang elektromagnetik.
Gelombang yang dipancarkan setiap radar memiliki panjang yang bervariasi.
Nah, ketika gelombang tersebut mengenai suatu benda, benda tersebut akan memantulkan kembali gelombang dan kemudian ditangkap oleh radar.
Melalui pantulan gelombang tersebut, radar dapat mengetahui posisi sebuah benda. Biasanya, pantulan gelombang dari diterima radar lemah, sehingga diperlukan alat penangkap gelombang untuk memperkuatnya.
Jenis Radar Berdasarkan Bentuk Gelombang dan Jumlah Antena
Pengertian radar ialah sebuah teknologi yang memanfaatkan gelombang elektromagnetik untuk mengetahui posisi suatu benda.
Radar juga diklasifikasikan berdasarkan bentuk gelombang dan jumlah antenanya.
Berikut ini penjelasan macam-macam radar.
1. Radar Berdasarkan Bentuk Gelombang (Waveform)
Klasifikasi radar berdasarkan bentuk gelombang dapat dibedakan menjadi dua, yakni continuous Wave dan Pulsed Radar.
a. Continuous Wave (CW)
Continuous wave atau gelombang berkesinambungan ialah jenis radar yang memiliki receiver antenna (antena penerima) dan transmitter secara terpisah. Radar ini akan memancarkan gelombang secara terus menerus.
Beberapa fungsi radar CW di antaranya ialah untuk mengetahui kecepatan target dan posisinya secara akurat dan bisa menjadi pemandu rudal.
b. Pulsed Radar (PR)
Pulsed radar atau radar berdenyut ialah jenis radar yang memancarkan gelombang elektromagnetik secara terputus-putus dan berirama.
Frekuensi radar PR dapat diklasifikasikan menjadi 3, yakni PRF low, PRF, medium, PRF High.
2. Radar Berdasarkan Jumlah Antenna
Klasifikasi radar berdasarkan jumlah antennanya terbagi menjadi dua, yakni radar monostatis dan radar multistatis atau bistatis.
a. Radar Monostatis (monostatic radar)
Radar monostatis merupakan radar yang hanya memiliki satu antenna yang berperan sebagai pemancar maupun penerima signal.
Antara pemancar dan penerima signal ini dipisahkan oleh bagian yang disebut duplexer.
b. Radar Multistatis/ Bistatis (bistatic radar)
Radar bistatis merupakan radar yang memiliki komponen terdiri atas pemancar dan satu atau beberapa penerima signal.
Kedua piranti tersebut terpisah oleh jarak yang bisa dibandingkan dengan jarak objek.
Contoh Pemanfaatan Radar
Secara umum, kegunaan radar ialah untuk memancarkan dan menerima signal, sehingga diperoleh informasi mengenai benda-benda yang ada di sekitarnya.
Radar seringkali dimanfaatkan dalam berbagai bidang, seperti berikut ini.
1. Militer
Radar dimanfaatkan untuk operasi militer, terutama sebagai alat pertahanan angkatan darat, laut, dan udara. Pelepasan rudal menjadi salah satu contoh pemanfaatan radar di bidang militer.
2. Astronomi
Pemanfaatan radar di bidang keilmuan astronomi digunakan untuk mendeteksi dan melacak satelit atau wahana luar angkasa.
Selain itu, radar sangat membantu dalam pendaratan pesawat luar angkasa.
3. Navigasi Pesawat
Di bidang penerbangan, radar dimanfaatkan untuk navigasi pesawat untuk mengurangi gangguan saat penerbangan. Itulah mengapa pesawat dapat mengetahui keadaan cuaca dan pemetaan darat.
4. Navigasi Kapal
Navigasi kapal pun memanfaatkan teknologi radar. Ini memungkinkan perjalanan kapal dengan aman.
Dengan demikian, ketika kapal berlayar para awak dapat memonitor keadaan yang dapat berpotensi mengancam keselamatan kapal.
Itulah penjelasan singkat tentang pengertian radar, prinsip kerja radar, jenis dan contoh implementasinya.
Seiring perkembangan zaman, radar dimanfaatkan di berbagai bidang seperti militer, ilmu pengetahuan, transportasi, dan banyak lainnya.